Skip to main content

Soal Latihan Simple Interest dan Compound Interest + Kunci Jawaban

1. Misalkan $5.000 diinvestasikan selama lima tahun. Hitunglah jumlah yang diakumulasikan pada akhir tahun kelima jika tingkat bunga nominal ditambah setiap tahun sebesar : (a) 5%, (b) 7%, (c) 10%.

2. Rekening tabungan sebesar $10.000 menghasilkan bunga tunggal sebesar 5% per tahun. Hitunglah nilai masa depannya setelah enam tahun.

3. $2.500 diinvestasikan pada tingkat bunga nominal 5% per tahun. Hitung jumlah yang diakumulasikan pada akhir (a) 1 tahun, (b) 4,5 tahun (c) 10 tahun, (d) 20 tahun.

4. Hitunglah present value dari $6.000 yang diharapkan akan diterima dalam waktu tiga tahun dengan bunga tungal 7,5 % per tahun.

5. Berapa jumlah nilai $3.500 pada akhir tahun kelima jika disimpan pada (a) 11% bunga tunggal, dan (b) 11% bunga majemuk.

6. Jihyo memiliki uang Rp 10.000.000 dan berencana mendepositokan uang tersebut. Hitunglah uang yang akan Jihyo miliki 10 tahun dari sekarang, apabila suku bunga deposito 6% dan Jihyo memilih jangka waktu deposito sebagai berikut (bunga majemuk dan perpanjangan otomatis). (a) 1 tahun (b) 6 bulan (c) 3 bulan (d) 1 bulan.

7. Siwon ingin membeli rumah di Indonesia 5 tahun dari sekarang dengan harga Rp 600.000.000. Hitunglah uang yang harus Siwon depositokan sekarang, apabila suku bunga 6% dan Siwon memilih jangka waktu deposito sebagai berikut (bunga majemuk dan perpanjangan otomatis). (a) 1 tahun (b) 6 bulan (c) 3 bulan (d) 1 bulan.

8. Hitunglah suku bunga majemuk yang diperlukan untuk $5.000 tumbuh menjadi $9.000 dalam empat tahun.

9. Hitunglah jumlah tahun yang dibutuhkan untuk jumlah $5.000 untuk tumbuh menjadi $20.000 ketika diinvestasikan dengan bunga 5,5% yang digabungkan setiap tahun.

10. Misalkan $2.500 diinvestasikan untuk delapan tahun dan bertumbuh $4525 dimana suku bunga tahunannya adalah i%. Hitunglah i.


Untuk mencocokkan jawaban, kalian bisa membuka link berikut ini : Kunci Jawaban Soal Latihan Simple Interest dan Compound Interest

Comments

Iklan Ad

Popular posts from this blog

Menghitung Persediaan dengan Metode LCNRV (Lower-Cost-Net-Realizable-Value)

NILAI TERENDAH DARI BIAYA PEROLEHAN ATAU NILAI REALISASI NETO (LCNRV) Persediaan dicatat sebesar biaya perolehan. Namun, jika persediaan turun nilainya sampai ke tingkat di bawah biaya aslinya, maka prinsip biaya historis menjadi tidak relevan. Apapun alasan untuk penurunan nilai tersebut, baik itu usang, perubahan tingkat harga, atau rusak, perusahaan harus menurunkan nilai persediaan menjadi nilai realisasi neto untuk melaporkan kerugian ini. Perusahaan meninggalkan prinsip biaya historis ketika utilitas masa depan (kemampuan menghasilkan pendapatan) dari aset turun di bawah biaya aslinya. Nilai Realisasi Neto Ingat bahwa biaya adalah harga perolehan persediaan yang dihitung dengan menggunakan salah satu metode berbasis biaya historis. Nilai realisasi neto ( net realizable value /NRV) mengacu pada jumlah neto yang diharapkan oleh perusahaan untuk direalisasi dari penjualan persediaan. Secara khusus, nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan bisnis bi...

Metode Penentuan Episentrum Gempa

Untuk menentukan lokasi sumber gempa atau episentrum secara akurat dapat digunakan dua cara, yaitu dengan menggunakan metode jarak episentral dan homoseista.   1) Metode Episentral   Episentral adalah jarak antara sumber gempa atau episentrum dan stasiun pengamat gempa. Untuk menentukan posisi sumber gempa dengan metode ini, diperlukan data waktu kejadian gempa minimal dari tiga stasiun pengamatan, sehingga kita dapat menghitung jarak episentral dari setiap stasiun dengan menggunakan Rumus aska , yaitu sebagai berikut.   Δ = {(S – P) – 1’} × 1.000 km  ( Δ ) = jarak episentral dari stasiun pengamat (kilometer)  S - P = selisih waktu pencatatan antara gelombang sekunder dan primer (menit)  1’ = satu menit  Contoh : Dalam satu kejadian gempa, tercatat waktu getaran gelombang primer dan sekunder dari tiga stasiun pengamat A, B dan C sebagai berikut ini. Stasiun A : gelombang P pertama pukul 19:17.15 WIB, gelombang S pertama pukul 19:19.30 WIB Stasiun B :...

Istilah-istilah Perjanjian Internasional

Perjanjian Internasional mempunyai bermacam-macam istilah. Beberapa istilah tersebut di antaranya sebagai berikut. 1. Traktat ( Treaty ) Traktat adalah suatu perjanjian atau persetujuan antara dua negara atau lebih untuk mencapai hubungan hukum mengenai objek hukum (kepentingan) yang sama. Traktat mengatur masalah-masalah yang bersifat fundamental sehingga kekuatan mengikatnya sangat ketat. Oleh karena itu, traktat merupakan bentuk persetujuan yang paling resmi (formal) dan harus diratifikasi oleh badan eksekutif dan atau legislatif negara peserta. Misalnya, Perjanjian Celah Timur yaitu perjanjian antara negara Timor Loro Sae dengan Australia mengenai bagi hasil pengolahan minyak di Kawasan Celah Timur. 2. Konvensi ( Convention ) Istilah konvensi digunakan untuk memberi nama suatu catatan dari persetujuan mengenai hal-hal penting, tetapi yang tidak bersifat politik tinggi. Konvensi juga dipergunakan untuk menyebut persetujuan formal yang bersifat multilateral yang diadakan...