Skip to main content

Soal Latihan Piutang Wesel (Notes Receivable) dan Kunci Jawaban

1. Pada 1 Januari 2020, PT Boros menerima piutang wesel dari PT Saitama atas uang yang dipinjamkannya. Piutang wesel tersebut memiliki nominal $80.000, bunga 9%, jatuh tempo 5 tahun. Bunga dibayar setiap 31 Desember. Bunga yang berlaku di pasar 11%. Pertanyaan
a. Hitunglah nilai tunai dari piutang wesel.
b. Buatlah tabel amortisasi diskon/premium
c. Jurnal penyesuaian yang dicatat oleh PT Boros pada tanggal 31 Desember 2023.

2. Pada tanggal 1 Januari 2014 PT Jennie menerima piutang wesel dari PT Hwasa atas uang yang dipinjamkannya. Piutang wesel tersebut memiliki nominal Rp 35.000.000,00, bunga 8%, umur 3 tahun. Bunga dibayar setiap 31 Desember. Bunga yang berlaku di pasar 10%. Amortisasi diskon dengan metode bunga efektif. Buatlah :
a. Hitunglah nilai tunai dari piutang wesel.
b. Buatlah tabel amortisasi diskon/premium.
c. Buatlah jurnal untuk tanggal 1/1/2014, 31/12/2014. 31/12/2015, dan 31/12/2016.

3. Pada tanggal 1 Januari 2018 PT Kivin menerima piutang wesel dari PT Jiyidi atas uang yang dipinjamkannya. Piutang wesel tersebut memiliki nominal Rp 50.000.000, bunga 10%, umur 3 tahun. Bunga dibayar setiap 31 Desember. Bunga efektif yang berlaku 8%. Amortisasi premium dengan metode bunga efektif. Buatlah :
a. Hitunglah nilai tunai dari piutang wesel.
b. Buatlah tabel amortisasi diskon/premium.
c. Buatlah jurnal untuk tanggal 1/1/2018, 31/12/2018, 31/12/2019, dan 31/12/2020.

4. Pada tanggal 1 Januari 2016 PT Wiju menerima piutang wesel dari PT Mega atas uang yang dipinjamkannya. Piutang wesel tersebut memiliki nominal Rp 25.000.000, zero interest bearing, umur 4 tahun. Bunga dibayar setiap 31 Januari. Bunga efektif yang berlaku 12%. Amortisasi diskon dengan metode bunga efektif. Buatlah :
a. Hitunglah nilai tunai dari piutang wesel.
b. Buatlah tabel amortisasi diskon/premium.
c. Buatlah jurnal untuk tanggal 1 Januari 2016, 31 Desember 2016, 31 Desember 2017, dan 31 Desember 2018.

Untuk mencocokkan jawaban, kalian bisa membuka link berikut ini : Kunci Jawaban Soal Latihan Piutang Wesel (Notes Receivable)

Comments

Iklan Ad

Popular posts from this blog

Menghitung Persediaan dengan Metode LCNRV (Lower-Cost-Net-Realizable-Value)

NILAI TERENDAH DARI BIAYA PEROLEHAN ATAU NILAI REALISASI NETO (LCNRV) Persediaan dicatat sebesar biaya perolehan. Namun, jika persediaan turun nilainya sampai ke tingkat di bawah biaya aslinya, maka prinsip biaya historis menjadi tidak relevan. Apapun alasan untuk penurunan nilai tersebut, baik itu usang, perubahan tingkat harga, atau rusak, perusahaan harus menurunkan nilai persediaan menjadi nilai realisasi neto untuk melaporkan kerugian ini. Perusahaan meninggalkan prinsip biaya historis ketika utilitas masa depan (kemampuan menghasilkan pendapatan) dari aset turun di bawah biaya aslinya. Nilai Realisasi Neto Ingat bahwa biaya adalah harga perolehan persediaan yang dihitung dengan menggunakan salah satu metode berbasis biaya historis. Nilai realisasi neto ( net realizable value /NRV) mengacu pada jumlah neto yang diharapkan oleh perusahaan untuk direalisasi dari penjualan persediaan. Secara khusus, nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan bisnis bi...

Metode Penentuan Episentrum Gempa

Untuk menentukan lokasi sumber gempa atau episentrum secara akurat dapat digunakan dua cara, yaitu dengan menggunakan metode jarak episentral dan homoseista.   1) Metode Episentral   Episentral adalah jarak antara sumber gempa atau episentrum dan stasiun pengamat gempa. Untuk menentukan posisi sumber gempa dengan metode ini, diperlukan data waktu kejadian gempa minimal dari tiga stasiun pengamatan, sehingga kita dapat menghitung jarak episentral dari setiap stasiun dengan menggunakan Rumus aska , yaitu sebagai berikut.   Δ = {(S – P) – 1’} × 1.000 km  ( Δ ) = jarak episentral dari stasiun pengamat (kilometer)  S - P = selisih waktu pencatatan antara gelombang sekunder dan primer (menit)  1’ = satu menit  Contoh : Dalam satu kejadian gempa, tercatat waktu getaran gelombang primer dan sekunder dari tiga stasiun pengamat A, B dan C sebagai berikut ini. Stasiun A : gelombang P pertama pukul 19:17.15 WIB, gelombang S pertama pukul 19:19.30 WIB Stasiun B :...

Bela Negara Secara Fisik dan Non-Fisik

Terdapat hubungan antara ketahanan nasional dengan pembelaan negara atau bela negara. Bela negara merupakan perwujudan warga negara dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan ketahanan nasional bangsa Indonesia.  Keikutsertaan warga negara dalam upaya menghadapi atau menanggulagi ancaman, hakikat ketahanan nasional, dilakukan dalam wujud upaya bela negara. Bela negara mencakup pengertian bela negara secara fisik dan nonfisik. a. Bela Negara Secara Fisik  Menurut Undang-Undang No. 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, keikutsertaan warga negara dalam bela negara secara fisik dapat dilakukan dengan menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia dan Pelatihan Dasar Kemiliteran. Sekarang ini pelatihan dasar kemiliteran diselenggarakan melalui program Rakyat Terlatih (Ratih), meskipun konsep Rakyat Terlatih (Ratih) adalah amanat dari Undang-undang No. 20 Tahun 1982.  Rakyat Terlatih (Ratih) terdiri dari berbagai unsur, seperti Resimen Mahasiswa (Menwa), Perlawanan Rakyat (Wanra...